https://metrolacaknews.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Untitled-2-1.png

Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Bahaya Rabies kepada Siswa SD melalui Program SAROMASE di Desa Mojong

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MetroLacakNews.com, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk SAROMASE (Sosialisasi Anti Rabies yang Optimal Menuju Masyarakat Sehat) di SDN 4 Mojong dan SDN 5 Mojong, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan yang diinisiasi oleh Andini, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, tersebut berlangsung pada Selasa (21/7/2026) dan Kamis (23/7/2026).

Program ini menyasar siswa kelas IV sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran sejak dini mengenai bahaya penyakit rabies, cara penularan, langkah pencegahan, serta penanganan awal apabila terjadi gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies.

Pelaksanaan SAROMASE dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan bahwa pemahaman anak-anak mengenai rabies masih terbatas. Di sisi lain, Desa Mojong memiliki populasi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing yang cukup tinggi sehingga edukasi mengenai penyakit zoonosis ini dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai pengertian rabies, cara penularan, gejala pada hewan dan manusia, hingga langkah pertolongan pertama apabila mengalami gigitan hewan, yaitu mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit, kemudian segera menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa menggunakan media gambar, video edukasi, sesi tanya jawab, dan permainan edukatif (ice breaking). Pendekatan interaktif tersebut membuat siswa aktif mengikuti jalannya kegiatan dan berani menyampaikan pertanyaan maupun jawaban selama sosialisasi berlangsung.

Sebagai bentuk penguatan edukasi, mahasiswa juga membagikan poster dan brosur yang berisi informasi mengenai tanda-tanda hewan yang terinfeksi rabies, cara pencegahan, serta langkah penanganan awal jika terjadi gigitan hewan.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Edukasi Puluhan Siswa SD Cegah Karies melalui Program CERIA

Berdasarkan hasil post-test, terjadi peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya rabies, cara penularan, serta tindakan pencegahan dan penanganan awal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi yang diterapkan mampu meningkatkan pengetahuan peserta secara efektif.

Kepala sekolah mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan manfaat nyata bagi siswa.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin, khususnya dari Program Studi Kedokteran Hewan, yang telah menghadirkan edukasi tentang rabies di sekolah kami. Materi yang diberikan sangat relevan karena banyak anak-anak berinteraksi dengan hewan peliharaan setiap hari. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar kesadaran kesehatan masyarakat semakin meningkat,” ujar Kepala Sekolah.

Andini selaku pelaksana program menjelaskan bahwa edukasi sejak usia sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membangun budaya hidup sehat dan mencegah penularan rabies di lingkungan masyarakat.

“Melalui Program SAROMASE, kami berharap siswa tidak hanya memahami bahaya rabies, tetapi juga mampu menerapkan langkah penanganan yang benar apabila terjadi gigitan hewan. Pengetahuan ini diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga upaya pencegahan rabies dapat dilakukan secara lebih luas,” ungkapnya.

Melalui Program SAROMASE, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Mojong, terhadap bahaya rabies terus meningkat. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 3 (Good Health and Well-being) melalui pencegahan penyakit zoonosis serta Tujuan 4 (Quality Education) dengan menghadirkan edukasi kesehatan yang berkualitas bagi siswa sekolah dasar.

Baca berita terbaru kategori KKN UNHAS

Update terakhir: 27 Juli 2026 13:01

Follow WhatsApp Channel metrolacaknews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin Laksanakan Program KANIE SEHAT melalui Skrining Terintegrasi Penyakit Tidak Menular di Desa Kanie
Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi Hukum Bertema Penipuan Online di SMK Negeri 6 Sidrap
Pelaksanaan Program Kerja SIAGA (Sinergi Ibu Hamil Menuju Generasi Bebas Stunting)
KAWAL PAH: Mahasiswa KKN-PK Unhas Sosialisasi Keamanan Pangan ASUH di Kampale
Mahasiswa KKN-PK Unhas Dorong Peningkatan Kesehatan Ternak melalui Program MALLOMO di Kelurahan Baranti
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut melalui Program CERIA di Desa Kanie
Cegah Kecelakaan Kerja Saat Panen Cengkeh, Mahasiswa KKN-PK Unhas Laksanakan Program AMAN
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin Edukasi Penggunaan Sunscreen kepada Siswa Sekolah Dasar di Desa Kanie
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WITA

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin Laksanakan Program KANIE SEHAT melalui Skrining Terintegrasi Penyakit Tidak Menular di Desa Kanie

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelar Edukasi Hukum Bertema Penipuan Online di SMK Negeri 6 Sidrap

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:33 WITA

Pelaksanaan Program Kerja SIAGA (Sinergi Ibu Hamil Menuju Generasi Bebas Stunting)

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:31 WITA

KAWAL PAH: Mahasiswa KKN-PK Unhas Sosialisasi Keamanan Pangan ASUH di Kampale

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:01 WITA

Mahasiswa KKN-PK Unhas Dorong Peningkatan Kesehatan Ternak melalui Program MALLOMO di Kelurahan Baranti

Berita Terbaru

Polres Sidrap

Kapolres Sidrap Lepas Secara Resmi Peserta Bhayangkara Off Road 2026

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:53 WITA