MetroLacakNews.com, Mojong– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Mojong melaksanakan program GERAK TENSI (Penguatan Perawatan Diri melalui Edukasi dan Pemeriksaan Tekanan Darah dalam Mendukung Keaktifan Lansia Mengikuti Posyandu di Desa Mojong) sebagai upaya meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin melalui Posyandu Lansia.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang ini berada di bawah bimbingan Supervisor dr. Andi Raisyah Akrimah Imran, MARS dan dikoordinasikan oleh penanggung jawab program, Putri Maharani.
Program tersebut lahir dari hasil koordinasi dengan Kepala Puskesmas Empagae yang mengungkapkan masih banyak lansia di Desa Mojong, khususnya di wilayah bagian dalam, yang belum rutin mengikuti Posyandu. Akibatnya, kondisi kesehatan mereka, terutama tekanan darah, belum terpantau secara berkala. Di sisi lain, hipertensi juga menjadi salah satu dari sepuluh penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Empagae.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan kondisi tersebut, Mahasiswa KKN-PK Unhas menghadirkan GERAK TENSI sebagai bentuk edukasi sekaligus pelayanan kesehatan sederhana guna mendorong lansia lebih aktif mengikuti Posyandu dan menerapkan perilaku perawatan diri (self-care) dalam mengendalikan tekanan darah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Setelah itu, peserta memperoleh edukasi mengenai hipertensi yang mencakup pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, hingga langkah-langkah pencegahan dan pengendalian melalui penerapan pola hidup sehat.
Selain penyampaian materi, para lansia juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, menerapkan pola makan rendah garam, rutin beraktivitas fisik, menghindari kebiasaan merokok, serta aktif menghadiri Posyandu sebagai sarana deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan.
Putri Maharani, selaku penanggung jawab program GERAK TENSI, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lansia untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka.
“Melalui GERAK TENSI, kami ingin mendorong para lansia agar lebih memahami pentingnya mengendalikan tekanan darah melalui perawatan diri yang baik dan rutin mengikuti Posyandu. Dengan deteksi dini dan pemantauan kesehatan secara berkala, risiko komplikasi hipertensi dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup lansia menjadi lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para peserta tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan, menyimak materi edukasi, serta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pengelolaan hipertensi dalam kehidupan sehari-hari.
Supervisor KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, dr. Andi Raisyah Akrimah Imran, MARS, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Program seperti GERAK TENSI menjadi contoh implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku hidup sehat. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan memanfaatkan Posyandu sebagai layanan kesehatan preventif,” tuturnya.
Mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mojong, Puskesmas Empagae, kader Posyandu, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka berharap GERAK TENSI dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan keaktifan lansia mengikuti Posyandu demi terwujudnya masyarakat Desa Mojong yang lebih sehat.
Update terakhir: 25 Juli 2026 17:51














