MetroLacakNews.com, Sidenreng Rappang – Melalui pendekatan edukasi yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPT SD Negeri 13 Tanrutedong untuk berani mengatakan “tidak” terhadap rokok, alkohol, dan NAPZA sejak usia dini.
Kegiatan tersebut dikemas dalam program BERANI (Bebas dari Rokok, Alkohol, dan NAPZA Sejak Dini) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk keberanian siswa dalam menolak berbagai perilaku berisiko yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan mereka. Program ini merupakan edukasi perilaku hidup sehat yang ditujukan bagi siswa kelas VI sekolah dasar.
Program BERANI merupakan program kerja individu Tasya Nur Abidah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter yang tergabung dalam KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Gelombang 69 Posko Desa Kampale.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dilaksanakan di UPT SD Negeri 13 Tanrutedong, Desa Kampale, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Jumat, 24 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam membangun perilaku hidup sehat sejak usia sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa mengenai rokok, alkohol, dan NAPZA. Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi secara interaktif menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan karakteristik anak sekolah dasar. Materi yang diberikan mencakup pengertian rokok, alkohol, dan NAPZA, dampaknya terhadap kesehatan, faktor-faktor yang dapat mendorong seseorang mencobanya, serta cara menolak ajakan teman sebaya secara percaya diri dan santun.
Suasana belajar semakin semarak saat siswa mengikuti permainan edukatif “Mitos atau Fakta”. Melalui permainan tersebut, siswa diajak membedakan informasi yang benar dan keliru mengenai rokok, alkohol, dan NAPZA dengan cara yang menyenangkan. Berbagai pertanyaan dan ilustrasi sederhana mendorong siswa aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya menerima materi, siswa juga mempraktikkan cara menolak ajakan menggunakan rokok, alkohol, maupun NAPZA melalui ungkapan sederhana seperti, “Tidak, terima kasih,” “Saya ingin tetap sehat,” dan “Ayo kita bermain saja!” Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan maupun teman sebaya.
Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh semangat, aktif menjawab pertanyaan, berpartisipasi dalam permainan edukatif, serta berani mengemukakan pendapat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN melaksanakan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada peserta yang aktif serta sesi foto bersama.
Sebagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, mahasiswa KKN juga menyerahkan poster edukasi BERANI kepada pihak sekolah dan memasang banner edukasi di lingkungan sekolah. Media tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang terus mengingatkan siswa mengenai bahaya rokok, alkohol, dan NAPZA, sekaligus mendorong mereka menerapkan perilaku hidup sehat dan berani mengatakan “tidak” terhadap segala bentuk ajakan menggunakan zat adiktif.
Melalui pesan utama “Pilih Sehat, Pilih Bermain!”, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk memilih aktivitas positif yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Program BERANI menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif melalui pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah. Diharapkan edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya rokok, alkohol, dan NAPZA, membentuk keberanian untuk menolak pengaruh negatif sejak dini, serta menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sebagai bekal menuju generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari perilaku berisiko.
Update terakhir: 28 Juli 2026 22:28














