MetroLacakNews.com, Mojong – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Mojong melaksanakan program kerja psikoedukasi bertajuk “Ini Area Privasiku: Psikoedukasi Body Mapping sebagai Langkah Awal Pencegahan Kehamilan di Luar Nikah” di SDN 4 Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 26–30 siswi kelas V tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai bagian tubuh yang bersifat privat, mengenali perbedaan antara sentuhan aman (good touch) dan sentuhan tidak aman (bad touch), serta membangun keberanian untuk melindungi diri sejak usia dini.
Program ini menyasar siswa sekolah dasar karena pada rentang usia tersebut anak mulai memiliki kemampuan berpikir logis, namun masih membutuhkan metode pembelajaran yang konkret, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi melalui media presentasi mengenai area tubuh privat, jenis-jenis sentuhan yang diperbolehkan dan yang harus diwaspadai, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengalami situasi yang membuat tidak nyaman.
Agar materi lebih mudah dipahami, peserta diajak menyanyikan lagu edukatif sebelum mengikuti permainan body mapping. Dalam sesi ini, siswi menempelkan sticky note berwarna hijau pada bagian tubuh yang boleh disentuh dalam kondisi tertentu dan sticky note merah pada bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis interaktif berupa simulasi berbagai situasi, mulai dari sentuhan oleh tenaga kesehatan, anggota keluarga, teman, hingga orang asing. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak memahami konteks sentuhan yang aman sekaligus melatih kemampuan mengambil keputusan ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan. Program ditutup dengan post-test serta pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif selama kegiatan berlangsung.
Program kerja ini dipimpin oleh Khalil Gibran Kadir, mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin, bersama seluruh anggota KKN-PK Posko Desa Mojong yang berperan sebagai fasilitator materi, pendamping permainan body mapping, serta tim dokumentasi.
Khalil Gibran Kadir mengatakan bahwa edukasi mengenai perlindungan diri perlu diberikan sejak dini sebagai bekal bagi anak-anak dalam menjaga batasan tubuh dan mengenali potensi kekerasan seksual.
“Kami ingin anak-anak di Desa Mojong memahami batasan tubuh mereka sendiri sejak dini, berani mengatakan tidak, dan berani melapor kepada orang dewasa yang mereka percaya apabila mengalami sentuhan yang tidak nyaman. Edukasi ini merupakan salah satu langkah preventif untuk memutus rantai kekerasan seksual sekaligus mengurangi risiko kehamilan di luar nikah pada masa mendatang,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Permainan body mapping dan kuis interaktif menjadi sesi yang paling diminati karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mudah dipahami. Banyak peserta aktif menjawab pertanyaan maupun menyampaikan pertanyaan kepada fasilitator.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap pemahaman mengenai privasi tubuh dan perlindungan diri dapat menjadi fondasi bagi anak-anak Desa Mojong dalam menjaga keselamatan diri. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual, pernikahan dini, serta kehamilan di luar nikah melalui edukasi yang dimulai sejak usia sekolah dasar.
Update terakhir: 25 Juli 2026 19:42














